Surabaya, Jawa Timur – Gelaran Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar se-Jawa Timur telah resmi berakhir. Ajang yang berlangsung selama sepekan penuh di berbagai venue olahraga kebanggaan kota Surabaya ini ditutup dengan euforia kemenangan yang membahana. Namun, di balik hiruk-pikuk perayaan, satu nama yang paling bersinar dan menjadi sorotan adalah kontingen dari Kabupaten Sidoarjo yang berhasil "mencuri perhatian" dengan raihan medali di berbagai cabang olahraga (Cabor).
![]() |
| Rizqy Putri Nur Hena (tengah) beserta tim Kontingen O2SN SD Sidoarjo |
Momen paling manis datang dari sektor Bulutangkis Putri. Di tengah persaingan sengit yang melibatkan atlet-atlet muda berbakat dari 38 kabupaten/kota, Rizqy Putri Nur Hena, siswi berbakat dari SDN Wage 2, berhasil membawa pulang gelar Juara 3. Dengan raket yang ia kibaskan penuh percaya diri, Rizqy menunjukkan permainan apik nan memukau di lapangan GOR Suryanaga, mengalahkan lawan-lawannya dengan skor ketat yang membuat penonton berdecak kagum. "Ini adalah hasil latihan keras dan doa orang tua. Saya sangat bahagia bisa mengharumkan nama Sidoarjo," ucap Rizqy dengan mata berbinar usai menerima medali perunggu.
![]() |
| Muhammad Asrafy Achyar Al Amin(tengah) |
Kejutan lain datang dari lintasan Atletik Kids yang digelar di Stadion Jatim Seger Surabaya . Muhammad Asrafy Achyar Al Amin, siswa berbakat dari MI Thoriqussalam Sepande Candi, berhasil mencatatkan namanya sebagai Juara Harapan 1. Dengan lari kencang dan teknik yang matang, Asrafy berhasil menorehkan waktu terbaiknya, meskipun harus puas di posisi keempat secara keseluruhan. Prestasi ini tetap menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolahnya yang berada di kawasan pesisir Sidoarjo. "Saya masih harus belajar lebih keras untuk bisa berdiri di podium tertinggi tahun depan," ujarnya dengan penuh semangat.
Sementara itu, gemerlap prestasi Sidoarjo juga terpancar dari GOR Senam Nusantara. Quinn Alesha Aralyn W., siswi cantik dari SDN Sidodadi 2, sukses memukau para juri dengan kelenturan dan keberaniannya. Ia berhasil meraih Juara 2 untuk nomor Senam Artistik Lantai dan Meja Lompat. Setiap gerakan akrobatik yang ia peragakan seolah tak punya gravitasi, membuat penonton terpesona dan para juri memberikan poin sempurna di beberapa sesi. "Saya sudah berlatih dari pagi sampai sore. Medali ini untuk papa, mama, dan guru-guru saya," tutur Quinn yang masih duduk di bangku kelas 5 SD.
Dengan berkibarnya bendera kontingen dan teriakan yel-yel yang menggema, O2SN SD tingkat Jawa Timur tahun 2026 resmi ditutup. Gelaran ini tidak hanya menjadi ajang adu fisik dan strategi, tetapi juga menjadi panggung untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, persahabatan, dan kerja sama sejak usia dini.
Selamat kepada seluruh juara! Teruslah berlatih, gapai mimpimu!


